Pemerintah Harus Terbuka Terkait Impor Beras

By Ismail Marzuki 08 Jun 2018, 07:28:35 WIBEkonomi

Pemerintah Harus Terbuka Terkait Impor Beras

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Foto : http://kendaripos.co.id


Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin menilai persoalan data yang membuat keputusan impor beras sebagai permasalahan yang tidak ada ujungnya. Menurutnya, berpuluh tahun, silih berganti pemimpin mulai presiden, kementerian pertanian, kementerian perdagangan, Bulog hingga BPS, tidak memberikan arah perbaikan bangsa ini menjadi lebih baik akan tata kelola data pangan sampai pada implementasi tata niaganya.

“Banyak sekali anomali kebijakan pangan negara kita ini. Tindakan pemerintah yang berupa kebijakan pangan hingga aplikasi lapangan seperti tidak memberi dampak berarti. Sebagai contoh, kebijakan impor beras tapi tidak berdampak pada penurunan harga beras di lapangan. Contoh lain, data menunjukkan stok pangan cukup, tapi kebijakan impor diam-diam dilakukan. Ini sungguh aneh dan tidak masuk akal,” ucap Akmal melalui keterangan persnya diterima, Rabu (6/6).

Politikus PKS dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II ini meminta pemerintah agar jangan ada lagi sandiwara data dan keijakan sunyi yang merugikan rakyat banyak. Pada kutipan data pengadaan luar negeri Perum Bulog, jumlah beras impor yang masuk mencapai 532.526 ton per 23 Mei 2018. Kemudian pemerintah kembali menerbitkan izin impor beras. Tak ubahnya jilid pertama, kuota impor beras yang diberikan untuk jilid kedua ini juga sebanyak 500 ribu ton.

Anggota Badan Anggaran DPR ini mengatakan banyak masyarakat tidak waspada pada kebijakan impor beras ini kecuali para petani. Hiruk-pikuk memanasnya suasana demokrasi pergantian pemimpin daerah secara serentak, kemudian kejadian aksi teror kepada masyarakat di beberapa wilayah, hingga suasana puasa dimana masyarakat fokus beribadah, membuat adanya impor beras ini menjadi sunyi.

Masih bagus ada beberapa media dengan beberapa narasumber tetap memberikan informasi terkait kebijakan pemerintah akan impor beras ini sehingga sekaligus menjadi kontro pemerintah dalam bertindak. “Saya berharap pemerintah terbuka terhadap situasi mengapa impor beras dilakukan dengan tidak adanya dampak penurunan harga. Tapi yang lebih penting adalah, pemerintah perlu berkomitmen agar memperbaiki kebijakan impor ini agar tidak menyakiti petani khususnya, dan menyakiti rakyat Indonesia pada umumnya,” imbuhnya. (fri/jpg)

Sumber : http://kendaripos.co.id



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. ucapan selamat hari raya idul fitri 11 Jun 2018, 22:47:04 WIB

    Standard baru ini diinginkan bisa mempermudah system operasi serta piranti yang berlainan untuk menghadirkan feature Braille. Sekarang ini, orang tuna netra serta orang yang mempunyai pandangan lemah mesti menempatkan hardware serta software yang berlainan cuma untuk memakai computer.

    streaming piala dunia 2018 13 Jun 2018, 02:41:24 WIB

    Kalangan DPR sangatlah menyayangkan masuknya beras import selagi petani tengah menyongsong panen raya di beberapa daerah di Indonesia.

View all comments

Write a comment

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang

Komentar Terakhir

  • umfEdurn

    where to buy viagra <a href="http://canadiansapharmacyvgy.com/">buy real ...

    View Article
  • badmeesy

    viagra prescription online <a href="https://signaturestudiosoc.com/">cheap ...

    View Article
  • jscBoage

    buy cheap viagra <a href="https://niqabsquad.com/">best generic ...

    View Article
  • badmeesy

    free viagra sample <a href="https://signaturestudiosoc.com/">cheap viagra ...

    View Article