37 SMP di Kolaka Siap Gelar UNBK 2019

By Ismail Marzuki 08 Feb 2019, 13:02:35 WIBPendidikan

37 SMP di Kolaka Siap Gelar UNBK 2019

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Foto : https://kolakaposnews.com


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kolaka, Salamansyah memastikan sebanyak 37 Sekolah Menengah Pertama (SMP) derajat siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini.

37 sekolah itu tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kolaka. “Allhamdulilah tahun ini jumlah sekolah terus bertambah dan akan diikuti sekolah yang berbeda dipelosok wilayah Kolaka seperti kecamatan Toari dan Wolo mereka sudah siap untuk melaksanakan UNBK,” ungkap Salamansyah kemarin (6/2).

Dijelaskannya, untuk memaksimalkan persiapan UNBK yang akan digelar bulan April nanti, Dikbud telah melakukan serangkaian uji coba, terutama mengetes kesiapan komputer. Hasilnya, tidak ada terkendala berarti. “Kemarin kami sudah melakukan uji coba, dan uji coba ini sebanyak empat kali berdasarkan pengalaman kemarin hampir tidak ada masalah. Kendala terbesarnya itu hanya terkait sarana komputer tapi dalam aturan dibolehkan kalau kita menggabung ke sekolah yang telah lengkap sarana komputernya. Boleh dia menggabung atau dia menggunakan sarana dari sekolah lain seperti yang kita lakukan selama ini kita pinjam dulu yang penting pada tahap itu diadaptasi pelan-pelan bahwa UNBK ini seperti ini solanya jadi anak-anak dilatihkan untuk itu. Itulah gunanya kegiatan uji coba malah semakin bagus,” jelasnya.

Bagi sekolah bisa menyelanggarakan UNBK, kata mantan dosen di UHO ini, Dikbud terus memberikan dukungan agar ke depannya bisa menggelar UNBK. Sebab, menurutnya, semua sekolah di Bumi Mekongga seyogyanya sudah harus bisa menyelenggarakan UNBK.

“Yang ditakuti seolah-olah UNBK ini susah untuk dilaksanakan ternyata tidak, justru rata-rata sekolah yang telah melaksanakan mengatakan tidak susah justru mudah. Inilah yang harus kita tekankan kepada sekolah agar bisa menggelar UNBK dan premingnya yang harus kita hilangkan. Hanya memang untuk persiapan awalnya banyak hal yang harus kita antisipasi, termasuk kita kerja sama dengan PLN, jaringan, kemudian kita siapkan genset dan lain sebagainya. Termasuk jika kita mau meminjam dengan sekolah lain,” katanya.

Beberapa sekolah yang belum siap menyelenggarakan UNBK, rata-rata terkendala adanya fasilitas komputer. Namun kendala itu tampaknya segera teratasi. Sebab, tahun tahun ini Dikbud telah menganggarkan dana untuk pengadaan komputer sekolah. “Tahun ini kita sudah anggarkan untuk pengadaan komputer yang akan kita sebar di tiap sekolah. Dan akan terus kita tambah supaya suatu saat dia tidak lagi menggabung ke sekolah lain. Lebih penting setelah UNBK komputer kita mau apakan tapi sekarang di K13 dia sudah masukan kembali mata pelajaran IT. Artinya komputer ini tidak hanya digunakan pada saat UNBK saja, tetapi bisa digunakan pada saat pelajaran IT sehingga anak-anak tidak lagi kaku dalam mengunakan IT,” tutupnya. (k9/b)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook