Bawa Bom Ikan, Dua Nelayan Ditangkap Polisi

By Ismail Marzuki 30 Jul 2018, 07:52:12 WIBHukum

Bawa Bom Ikan, Dua Nelayan Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar : Para Tersangka bersama aparat. Foto : https://kolakaposnews.com


Hasrianto (25), dan Bahar (39), terpaksa harus berurusan dengan petugas kepolisian. Karena dua nelayan yang berdomisili di Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Kolakasi kecamatan Latambaga tersebut, kedapatan sedang membawa bom ikan saat akan menangkap ikan di perairan sekitar pulau padamarang (26/7) lalu.

Selain menangkap kedua nelayan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 10 bom ikan siap ledak dan lima serta 5 kg bahan yang siap racik yang disimpan di jerige 5 liter. Kini keduanya ditahan di Selpolres Kolaka.

Kasat Polair Polres Kolaka Iptu Muh.Naim, mengatakan, penangkapan kedua tersangka berasal dari laporan masyarakat bahwa ada dua nelayan yang hendak menangkap ikan dan membawa bahan peledak. Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan anggota patroli laut untuk mengecek kebenaran laporan masyarakat tersebut.

“Dan benar, ketika anggota kami melakukan pemeriksaan di kapal dua nelayan tersebut ditemukan bom ikan serta bahan lainya yang siap racik,” ujar Naim.

Lanjut ia mengatakan sebagaimana pengakuan tersangka, kedua nelayan tersebut memang akan mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak. Kegiatan mencari ikan dengan bom Ikan itu sudah kerapkali dilakukan tersangka, namun baru kali ini tertangkap.

“Baru kali ini tertangkap dan kami amankan bersama barang buktinya,” tambahnya.

Kedua tersangka bakal dijerat melanggar UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang kepemilikan bahan peledak dengan ancaman hukuman seumur hidup, atau minimal 10 tahun penjara.

“Saat ini polisi megamankan satu unit kapal katinting, 10 botol bom ikan siap ledak, lima kilogram bahan bom siap racik, teropong, kompresor, kacamata selam serta korek tapi kayu.Dua orang tersangka ini telah diamankan bersama barangbukti,” tuturnya.

Lanjut Naim nelayan yang di tangkap menggunkan teropong untuk melakukan pemantauan petugas yang akan melakukan operasi laut. Dengan strategi yang dimiliki oleh petugas akhirnya bisa mengamankan dua pelaku pengeboman ikan.

“Dua orang ini juga mengaku telah meledakan dua bom ikanya, namuan hasilnya nihil. Kami juga heran dimana para pelaku ini mempunyai fikiran untuk membeli teropong,” ujar Naim.(hud)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook