Dua Perusahaan Tambang Nakal Dibidik DPRD

By Ismail Marzuki 18 Apr 2018, 07:14:03 WIBEkonomi

Dua Perusahaan Tambang Nakal Dibidik DPRD

Keterangan Gambar : SALAH SATU KENDARAAN MILIK PERUSHAAN YANG MENGANGKUT MATERIAL TAMBANG DI POROS KECAMATAN POMALAA TANPA PENUTUP TERPAL DAN BANCIAN.FOTO:MIRWANTO/KOLAKAPOS


Dua perusahaan tambang yang beroperasi di kecamatan Pomalaa, PT.Asia dan PT.Toshida, diduga telah melakukan pelanggaran terkait penggunaan jalan umum untuk jalan produksi. Keduanya yakni PT. Asia dan PT.Toshida, selain diduga melanggar aturan, juga membahayakan warga pengguna jalan.

Anggota Komisi III DPRD Kolaka, Rusman mengatakan aktifitas kedua perusahaan tersebut menimbulkan kerugian bagi warga. “Ada dua perusahaan yang rencananya akan kita panggil, mereka menggunakan jalan provinsi untuk mengangkut ore yaitu PT Asia dan PT Toshida. Mereka mengangkut ore dari desa Sopura sampai di Tambea tanpa menggunakan penutup terpal,” papar legislator Demokrat tersebut, (16/4).

Aktifitas itu, diakui Rusman disaksikannya sendiri saat melintas di poros Pomalaa. bahkan ia menilai, tidak ada prosedur standar pemuatan ore yang dipatuhi kedua perusahaan karena membiarkan truk beroperasi tanpa tutup terpal. “Mengganggu jalananan umum, apalagi materialnya berhamburan, inikan membahayakan juga, makanya kita akan panggil mereka,” tegasnya. “Saya lihat langsung sendiri, ada mobil yang tidak ada banciannya atau penutup belakangnya, jadi ini sudah tidak benar,” imbuhnya.

Dalam pemanggilan tersebut nantinya, Rusman juga akan meminta bukti fisik izin penggunaan jalan provinsi kepada kedua perusahaan. Toh, kalaupun telah mengantongi izin, tetap ada aturan pengangkutan material yang harus dipenuhi perusahaan. “Biar sudah ada izin, tapi kan mesti patuhi juga kaidah lainnya. Ini jalan umum, bukan jalan produksi, dan kami juga akan lihat apa betul mereka memiliki izin,” tandasnya. (cr4/c)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook