Gubernur Sultra Lantik Safei-Jayadin Sebagai Bupati dan Wabup Kolaka

By Ismail Marzuki 16 Jan 2019, 14:21:41 WIBFokus Daerah

Gubernur Sultra Lantik Safei-Jayadin Sebagai Bupati dan Wabup Kolaka

Keterangan Gambar : Gubernur Sultra, Ali Mazi foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, Safei dan Jayadin. Foto : https://publiksatu.com


Gubernur Sultra Ali Mazi melantik dan mengambil sumpah bupati dan wakil bupati Kolaka periode 2019-2024 di gedung Bahteramas,  kantor gubernur Sultra, Selasa (15/1).

Pengucapan sumpah  bupati dan wakil bupati Kolaka yang berbarengan dengan pelantikan Lis Eliyanti selaku wakil bupati Buton sisa masa bakti 2017-2022 tersebut, disaksikan ribuan warga dari kedua daerah.

Dalam seremoni yang serangkai dengan pelantikan ketua dan wakil ketua tim pembina PKK kabupaten Kolaka oleh ketua PKK Sultra itu, gubernur Ali Mazi menyebut bupati Kolaka terpilih, Ahmad Safei sebagai kepala daerah berprestasi.

Indikator prestasi kata Ali Mazi tergambar dari keinginan  mayoritas  masyarakat kabupaten  Kolaka agar bupati dan wakil bupati mereka melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.

Atas terpilihnya Safei dan Jayadin untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2024 mendatang, Ali Mazi mengucapkan selamat.

Kepada Ahmad Safei dan Muhammad Jayadin,  gubernur mengingatkan keduanya  tetap menjaga sikap merakyat mereka dengan merangkul semua  kalangan yang sebelumnya berbeda pilihan.

“Setelah dilantik silahkan  kembali ke Kolaka dan melanjutkan semua tugas dan tanggungjawab, jangan ada perlakuan berbeda. Semua masyarakat harus kembali bersatu untuk membangun daerah,” himbaunya.

Sementara itu, Bupati Kolaka Ahmad  Safei dalam sambutan singktanya menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Pilkada Kolaka, terutama masyarakat yang masih mempercayai kepemimpinan mereka.

Seremoni pelantikan bupati dan wakil bupati Kolaka di gedung bahteramas, sempat dibayang-bayangin kabar akan ada unjuk rasa besar-besaran oleh elemen masyarakat Kolaka yang menolak pelantikan.

Namun hingga berakhirnya acara, rencana unju krasa besar-besaran itu tidak terbukti, kecuali belasan orang  yang terlihat berupaya menggelar orasi, usai pelantikan.

Meski kekhawatiran aksi unjuk rasa besar-besaran tidak terbukti, ratusan aparat kepolisian dan Satpol PP Pemprov Sultra  tetap terlihat siaga dengan peralatan pengendali massa. (m6)

Sumber : https://publiksatu.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook