Hasil Rapid Test Reaktif di Kolaka Bertambah 7 Orang

By Ismail Marzuki 14 Mei 2020, 10:50:37 WIBKesehatan

Hasil Rapid Test Reaktif di Kolaka Bertambah 7 Orang

Keterangan Gambar : ilustrasi. Foto : https://zonasultra.com


Jumlah warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test bertambah 7 orang. Total reaktif Covid-19 di daerah itu menjadi 20 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kolaka, dr. Muhammad Aris mengatakan, hingga saat ini tercatat 20 orang telah menjalani rapid test dan menunjukkan hasil reaktif. Sebelumnya, 13 orang tercatat reaktif terhadap Covid-19 usai menjalani rapid test.

Sebutnya, tujuh tambahan warga Kolaka yang hasil pemeriksaan rapidnya reaktif akan melakukan pengambilan sampel swab test untuk memastikan kebenaran dari hasil rapid test tersebut.

“Sementara ada penambahan 5 orang kemarin, dan 2 orang hari ini. Yang baru ini akan diambil sampelnya untuk diswab test. Sementara yang lainnya sudah, hanya tinggal menunggu hasilnya keluar,” jelas dr. Aris melalui pesan WhatsApp, Rabu (13/5/2020).

Kabid Kesmas Dinkes Kolaka ini menambahkan, dengan melakukan pemeriksaan rapid secara massal maka kemungkinan kasus reaktif ini akan terus bertambah jumlahnya. Saat ini pun pihaknya masih melakukan rapid test di seluruh puskesmas dan rumah sakit.

Termasuk melakukan pemeriksaan rapid dengan mendatangi beberapa instansi vertikal lainnya seperti kejaksaan dan kepolisian yang sekiranya rentan terpapar Covid-19.

Setidaknya, kata dr. Aris, lebih kurang dua ribuan warga Kolaka sudah menjalani rapid test. Kebanyakan dari mereka merupakan garda terdepan penanganan Covid-19, seperti tenaga kesehatan, petugas keamanan, orang dalam pemantauan, dan orang dalam resiko.

Jelasnya, mereka telah menjalani protokoler kesehatan dengan melakukan karantina di rumah masing-masing selama 14 hari. Tim gugus pun selalu memastikan hal tersebut dilakukan dengan patuh oleh mereka yang reaktif ini.

“Kita minta kirim video kegiatan mereka selama berada di rumah. Karena kan kebanyakan dari yang reaktif ini merupakan tenaga kesehatan. Jadi mereka sudah paham,” ujarnya.

Untuk itu, masyarakat harus semakin meningkat kesadaran dan kepatuhannya dalam mengikuti protap penggunaan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak aman, tak keluar rumah bila tidak mendesak guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 ini. (b)

 

Sumber : https://zonasultra.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook