Ingat ! Pemda Dilarang Rekrut Honorer Baru

By Ismail Marzuki 03 Jan 2019, 09:32:12 WIBFokus Daerah

Ingat ! Pemda Dilarang Rekrut Honorer Baru

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Foto : http://kendaripos.co.id


Pemerintah daerah (Pemda) dilarang menerima tenaga honorer lagi. Apalagi dengan lahirnya PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tidak adalagi yang namanya honorer. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana.

“Otomatis tak ada honorer lagi. UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada hanya PNS dan PPPK. Kalau ada pemda yang masih merekrut, itu berarti sudah melanggar hukum dan silakan urus sendiri,” tegas Bima di Jakarta, Selasa (1/1/2019). Dia menegaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 56 tahun 2012 tentang Perubahan kedua atas (PP) No 48 tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS sudah rampung. Dan, sesuai aturan yang ada, PPK (pejabat pembina kepegawaian) diminta untuk tidak menerima honorer kembali.

“Kalau pemda kekurangan pegawai, tidak boleh rekrut honorer lagi. Semua harus ikuti aturan,” ucapnya. Adanya masalah tenaga honorer, lanjut Bima, lantaran pemda seenaknya merekrut pegawai tanpa memerhitungkan sumber keuangan. Alhasil, banyak honorer digaji dengan jumlah minim. Kemudian ramai-ramai minta diangkat PNS.

“Dengan adanya PP Manajemen PPPK, diharapkan tidak ada rekrutmen honorer. Semua harus jelas. Kalau masih nekad silakan daerah yang urus sendiri. Jangan bebankan pusat lagi karena aturan mainnya kan sudah jelas,” tandasnya. Sementara itu, keberhasilan guru honorer memenangkan perkara atas gugatannya terhadap PermenPAN-RB Nomor 36/2018 membawa semangat baru. Banyak guru honorer yang berharap semua kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin bisa dibatalkan.

“Kami mengapresiasikan langkah rekan-rekan guru honorer melalui upaya hukum positif. Yaitu dengan judicial review terkait produk hukum dari pemerintah yang ternyata dirasa tidak satupun honorer,” kata Koordinator Forum Honorer K2, Ahmad Saefudin. Dia berharap, langkah guru honorer bisa ditiru. Minimal jadi referensi langkah honorer K2 karena hanya ini yang paling efektif. Mengingat langkah perjuangan selama ini baru sebatas persuasif, pendekatan personal, politik, dan semuanya tidak jelas hasilnya. Honorer K2 tidak mendapatkan poin apa pun dengan langkah tersebut. “Sepertinya, tindakan hukum akan lebih efektif. Karena semua sudah kami lakukan tapi hasilnya nihil,” imbuhnya. (esy)

Sumber : https://kendaripos.co.id



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Teknolime 04 Jan 2019, 03:12:19 WIB

    wah terima kasih pak informasinya :)

View all comments

Write a comment

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang

Komentar Terakhir

  • hhulobib

    [url=http://usaerectionrx.com/]cheap viagra online canadian pharmacy[/url] purchase viagra ...

    View Article
  • nnfedunk

    <a href=http://greengenericjen.com/>buy viagra online without prescriptions</a> ...

    View Article
  • nnfedunk

    [url=http://greengenericjen.com/]best place to buy viagra online[/url] discount viagra ...

    View Article
  • Influencer marketing platform

    I wanted to thank you for this great read!! I definitely enjoying every little bit ...

    View Article