Media Massa Ujung Tombak Kampanye Imunisasi Campak Rubella

By Ismail Marzuki 25 Jul 2018, 12:57:56 WIBKesehatan

Media Massa Ujung Tombak Kampanye Imunisasi Campak Rubella

Keterangan Gambar : Ketgam: Kepala Dinkes Sultra, Zuhuddin Kasim (duduk, tengah) bersama para peserta media briefing kampanye dan introduksi imunisasi campak/measles dan rubella (MR) di D’Blitz Hotel Kendari, Sabtu (21/7). FOTO: AGUS SETIAWAN / KENDARI POS


Kampanye dan introduksi imunisasi campak atau Measles Rubella (MR) intens digelar pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga ke daerah-daerah. Dinas Kesehatan Sultra pun mengajak pemerintah daerah kabupaten dan kota, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat serta media massa untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam kampanye nasional imunisasi massal Measles Rubella (MR).

Kepala Dinkes Sultra, Zuhuddin Kasim meyakini peran media massa dalam menyukseskan program nasional itu sangat penting. Makanya, Dinkes Sultra melibatkan media massa dalam media briefing kampanye imunisasi MR di Hotel D’Blitz, Sabtu (21/7). “Kampanye dan imunisasi massal tahun ini akan mempercepat eliminasi penyakit campak dan rubella. Media massa berperan penting dan menjadi ujung tombak dalam kampanye imunisasi campak dan rubella,” ujar Zuhuddin Kasim, akhir pekan lalu.

Dihadapan para awak media, Zuhuddin menjelaskan penyakit campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella. “Penyakit ini sangat menular bagi anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi. Orang yang belum pernah mengalami penyakit ini juga berisiko tinggi tertular,” ungkapnya.

Penyakit ini dapat mengakibatkan kelainan jantung, kerusakan jaringan otak, katarak kongenital dan gangguan pendengaran bagi penderitanya. “Tidak ada obatnya. Tapi hanya bisa dicegah dengan pemberian vaksin MR sejak dini pada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun,” tutur Zuhuddin.

Vaksin MR digunakan efektif mencegah penyakit campak dan rubella dan telah mendapat rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan izin edar dari BPOM. Kampanye imunisasi massal MR fase kedua akan dilaksanakan Agustus sampai September 2018. (ags/b)

Sumber : http://kendaripos.co.id



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang