Pemda Kolaka Fasilitasi Pengobatan Risaldi

By Ismail Marzuki 01 Agu 2018, 13:10:37 WIBKesehatan

Pemda Kolaka Fasilitasi Pengobatan Risaldi

Keterangan Gambar : KEPALA BIDANG PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK DP3A KOLAKA, HJ SITTI ZAENAB. Foto : https://kolakaposnews.com


Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Kolaka angkat bicara terkait nasib yang menimpa Risaldi. Pasien Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka yang divonis menderita gizi buruk. DP3A mengklaim kurang harmonisnya orangtua dalam keluarga mengakibatkan Risaldi kurang memperoleh perhatian termasuk kebutuhan gizi dan nutrisi.

Meski demikian hal itu tidak berarti Risaldi dikategorikan sebagai korban penelantaran anak. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Kolaka, Hj Sitti Zaenab, Senin (30/7).

Menurut Sitti Zaenab, penyakit yang mendera Risaldi terjadi sejak ayah dan ibunya memutuskan bercerai pada beberapa tahun lalu. “Dari awal memang ini anak sudah kami tangani. Sejak adanya informasi ini, sekitar satu minggu lalu kita mulai pantau keadaannya itu anak di Wolo. Dia memang tinggal dengan bapaknya, tapi tidak benar kalau dia terlantarkan. Ini anak memang sudah menderita sakit dari sejak kecil, bisu dan makan harus disuapi,” ungkap Zaenab.

Beberapa hari belakangan ini, lanjut Zaenab, kondisi Risaldi memang semakin memburuk. Hal itu bisa jadi karena makanan yang diberikan orangtuanya kurang bergizi dan bernutrisi standar. “Maklum mereka dari keluarga kekurangan. Bapaknya hanya kerja di empang itupun empangnya orang, jadi pendapatannya memang tidak menentu,” ucapnya.

Melihat kondisi itu, lanjut Zaenab, akhirnya Pemda melalui DP3A Kolaka berisiatif membawa Risaldi untuk berobat ke Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka pada Jumat (26/7) lalu. Hal itu dilakukan setelah mendapat persetujuan dari kedua orangtua dan keluarga lainnya. “Kita lakukan mediasi sampai tiga kali dengan ke dua belah pihak keluarganya. Termasuk saat dia sehat nanti ibunya yang akan merawat dan bapaknya akan memberikan nafkah sebesar Rp 500 ribu setiap bulan yang akan dikirim melalui rekening kakak Risaldi,” terangnya.

Tak hanya memastikan pengobatan Risaldi gratis, DP3A Kolaka dibantu beberapa intansi terkait lainnya saat ini tengah berupaya memberikan bantuan materil kepada keluarga Risaldi. Bantuan itu akan berikan untuk meringankan biaya perawatan setelah pasien keluar dari RS. “Insya Allah kalau anak ini sudah sehat, pemerintah daerah akan mencarikan jalan agar bisa dibantu biaya perawatannya. Kebetulan kita sudah koordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi lainnya terkait hal itu,” katanya. (kal/c)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang