Pemda Kolaka Siapkan Dana Talangan Bagi 10.000 Penerima Bantuan Iuran BPJS yang Dinonaktifkan

By Ismail Marzuki 29 Agu 2019, 12:52:10 WIBKesehatan

Pemda Kolaka Siapkan Dana Talangan Bagi 10.000 Penerima Bantuan Iuran BPJS yang Dinonaktifkan

Keterangan Gambar : ilustrasi. Foto : https://kolakaposnews.com


Sebanyak 10.000 Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (BPJS) di Kolaka di nonaktifkan berdasarkan keputusan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditandatangani oleh Menteri Sosial.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kolaka, Mustajab (27/8). “Iya Ada 10.000 penerima bantuan dari pusat untuk BPJS, itu sudah keputusan menteri, sudah di blok itu,” jelasnya.
Namun kata Mustajab, bagi fasilitas kesehatan seperti di rumah sakit yang menemukan penerima bantuan yang sudah dinonaktifkan tersebut untuk tetap melayaninya sebab pemerintah Kolaka akan menyiapkan dana talangan. “Kalau saya intinya jangan salahkan mereka yang datang yang sakit dengan bawa BPJS yang sudah tidak aktif itu, tetap layani dulu, karena pemda Kolaka punya KIS APBD nanti mereka akan dimasukkan ke situ, karena itu sudah program pemerintah daerah, pemda siapkan dana talangan, soal jumlah dana talangannya bukan gawean saya,” terangnya.
Meski demikian, Mustajab juga membeberkan jika nantinya akan dilakukan pendataan ulang bagi penerima bantuan tersebut, sebab bisa saja ada yang memang sudah tidak berhak lagi menerimanya. “Sambil kita akan data lagi, dari 10.000 itu di verifikasi kembali, apakah mereka masih berhak atau tidak, apakah masih layak atau tidak, kalau sudah tidaj layak nantinya di keluarkan, masih berhak itu nantinya dimasukkan ke program pemerintah daerah untuk di talangi,” terangnya.
Dia juga mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat terkait persoalan itu dan mengantisipasinya. “Jadi kita sudah rapatkan, dengan dinas terkait jadi kalau ada emergency di rumah sakit dan ada yang gunakan kartu bpjs penerima bantuan yang sudah tidak aktif, itu harus di layani dulu, sambil kita nanti melakukan verifikasi,” terangnya.
Saat ini kata Mustajab, untuk penerima bantuan BPJS dari APBN sekitar 15.000 an orang untuk wilayah Kabupaten Kolaka. “Ada sekitar 15.000 an, tetapi memang ada pengurangan 10.000 an tetapi kemarin juga ada tambahan 10.000 an itu, jadi sebenarnya mereka di nonaktifkan karena tidak masuk dalam Basis Data Terpadu, dianggap orang mampu,” jelasnya.
Untuk diketahui Pemerintah menonaktifkan 5.227.852 atau 5,2 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Program Jaminan Kesehatan Nasional alias BPJS Kesehatan mulai 1 Agustus 2019 dengan alasan 5,2 juta orang itu tidak lagi masuk klasifikasi warga prasejahtera yang membutuhkan bantuan sosial, termasuk PBI. Hal itu ditetapkan lewat keputusan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditandatangani oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang. (mir/hen)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang