Polres Kolaka Temukan Kapal Tak Bertuan di Perairan Lambasina

By Ismail Marzuki 27 Apr 2020, 11:47:25 WIBHukum

Polres Kolaka Temukan Kapal Tak Bertuan di Perairan Lambasina

Keterangan Gambar : TEMUAN KAPAL - Kapal tak bertuan yang diperkirakan telah lama mengapung ditemukan di Perairan Pulau Lambasina Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (24/4/2020). (Foto: Istimewa)


Kapal tak bertuan yang diperkirakan telah lama mengapung ditemukan di Perairan Pulau Lambasina Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (24/4/2020).

Kapolres Kolaka, AKBP Saiful Mustofa membenarkan temuan itu, katanya laporan perihal kapal tak bertuan tersebut ia terima dari Pos SAR Kolaka. Katanya informasi adanya kapal tak bertuan itu diterima oleh SAR dari nelayan yang tengah melaut di perairan itu.

“SAR Kolaka menghubungi saya. Terus saya tindak lanjuti informasi adanya kapal terapung di satu titik yang dimaksud,” jelasnya melalui sambungan telepon, saat dikonfirmasi Jumat (24/4/2020).

Pihaknya kata Saiful lalu melakukan patroli bersama Polairud Polres Kolaka, Angkatan Laut, Basarnas termasuk Syahbandar di sekitar Pulau Lambasina, Kolaka. Pelaksanaan patroli, kata dia, guna memastikan temuan yang disampaikan itu tersebut.

Jelasnya, dengan menggunakan dua kapal, tim melakukan patroli ke sekitar titik tersebut sampai pukul 14.00 Wita, namun tidak ditemukan kapal seperti dalam gambar yang dilaporkan.

“Titik itu kita kejar ke sana, ternyata tidak ada. Intinya ada kapal yang dilaporkan dengan bukti gambar. Karena ada gambar kita tindaklanjuti. Tapi seperti keterangan nelayan yang melaporkan, tak ada tanda-tanda,” tambahnya.

Kata dia, setelah mencari informasi pihaknya pun belum pernah mendapatkan laporan perihal kehilangan kapal dari warga. Jadi, pihaknya belum bisa berandai-andai kapal apa dan pemiliknya siapa. Namun katanya polisi akan menyelidiki perihal kapal tenggelam tak bertuan itu.

Sementara itu, Anggota Pos SAR Kolaka, Juhasmin mengatakan berdasarkan informasi dari nelayan tersebut langsung dilakukan survei ke lapangan. Namun, setelah disurvei, kapal itu tidak ditemukan keberadaannya.

“Setelah dicari ke titik yang dimaksud, tidak ada ditemukan kapal. Iya nihil,” pungkasnya. (b)


Sumber : https://zonasultra.com/



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook