Sempat ‘Mati Suri’, Terminal Mangolo Kini Mulai Ramai

By Ismail Marzuki 04 Sep 2019, 11:55:56 WIBKecamatan

Sempat ‘Mati Suri’, Terminal Mangolo Kini Mulai Ramai

Keterangan Gambar : KONDISI TERKINI DI TERMINAL MANGOLO, KECAMATAN LATAMBAGA, SENIN (2/9).FOTO:KAULIA ODE/ KOLAKA POS


Sempat ‘mati suri’ pasca diresmikan, Terminal Mangolo di Kecamatan Latambaga, Kolaka mulai berfungsi. Pantauan wartawan pada Senin (2/9) siang, sejumlah angkutan terlihat di terminal yang diresmikan pada Februari 2019.

Kepala UPTD Terminal Mangolo, Tajuddin mengatakan aktivitas tersebut sudah berlangsung beberapa bulan belakangan. Para sopir yang sebelumnya enggan menurunkan penumpang di terminal, diberi penegasan oleh Dishub Kolaka. “Sekarang kami awasi ketat, tidak boleh lagi ada mobil angkutan yang lolos ke dalam kota. Semua mobil dari utara harus turunkan penumpangnya di sini,” ungkapnya.

Untuk menertibkan angkutan kata Tajuddin, Dishub mendapat bantuan anggota TNI yang berjaga di pos PAD. Mereka memastikan tidak ada angkutan yang masuk ke dalam kota Kolaka, sebelum menurunkan penumpang di terminal. “Kalau ada sopir tidak mau masuk ke terminal ditegur dan dipaksa masuk. Pokoknya semua mobil angkutan harus masuk dalam terminal, tidak boleh bongkar muatan di luar,” tegasnya.

Dia merinci, angkutan yang masuk ke terminal rata-rata 40 unit perhari. Selain dari kabupaten Kolaka Utara, mobil angkutan juga berasal dari Kecamatan Wolo dan Samaturu. “Mobil Wolo jam 9 pagi sudah masuk, sedangkan mobil dari Lasusua masuk jam 12 siang,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di area terminal, Rini, mengatakan dia bersyukur terminal Mangolo mulai ramai. “Semenjak terminal mulai beroperasi sekitar dua bulan ini, Alhamdulilah dari segi pendapatan ada peningkatan dibanding sebelumnya. Sekarang dagangan saya bisa laku Rp500 ribu perhari,” ujarnya.

Untuk diketahui, Terminal Mangolo diresmikan pada Februari tahun ini, yang merupakan relokasi dari terminal lama di Jalan Abadi, Kecamatan Latambaga. Beberapa bulan pasca diresmikan, kondisinya sempat menuai sorotan karena dinilai ‘mati suri’ karena nyaris tak ada aktifitas di dalamnya.

Saat itu, Kadishub Kolaka, Wardi mengaku tidak efektifnya aktivitas di terminal karena para sopir memilih bongkar muat di terminal bayangan. Petugas Dishub pun beberapa kali melakukan razia di terminal bayangan yang terdeteksi di beberapa titik di wilayah perkotaan Kolaka. Hingga pada akhirnya Dishub meminta bantuan dari aparat TNI untuk menertibkan sopir bandel. (kal)

Sumber : https://kolakaposnews.com/



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang