Tak Ditutup, Pelabuhan Penyeberangan Kolaka Tetap Layani Penumpang

By Ismail Marzuki 26 Mar 2020, 08:59:52 WIBFokus Daerah

Tak Ditutup, Pelabuhan Penyeberangan Kolaka Tetap Layani Penumpang

Keterangan Gambar : Pelabuhan Penyeberangan Feri Kolaka. Foto : https://zonasultra.com/


Sejumlah pelabuhan membatasi bahkan menutup sementara arus balik penumpang di tengah merebaknya wabah virus corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan oleh sebagian kecil pemerintah daerah untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan virus corona di wilayah masing-masing.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kolaka, Hasfar mengatakan penutupan sementara aktivitas arus balik penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Kolaka ke Pelabuhan Bajoe, maupun sebaliknya belum dapat terlaksana.

Hal itu dikarenakan Pemerintah Kabupaten Kolaka maupun Pemerintah Kabupaten Bone belum menyampaikan permintaan perihal penutupan sementara khusus arus balik penumpang tersebut.


“Berbeda dengan Kolaka Utara yang menutup sementara arus balik penumpang, karena adanya permintaan pemerintah daerah setempat,” ujarnya di Kolaka, Selasa (24/3/2020).
 

Kendati demikian, untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan virus corona, pihak otoritas pelabuhan tersebut tetap melaksanakan penyemprotan disinfektan di seluruh area pelabuhan.

Selain itu, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang, petugas pelabuhan, juga anak buah kapal (ABK) menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh. Sehingga, gejala-gejala yang mengarah pada ciri virus corona bisa terdeteksi.

Hasfar menuturkan, pengecekan suhu tubuh ini dilakukan terhadap penumpang yang bakal berangkat dari Kolaka ke Bajoe dan penumpang yang tiba dari Bajoe ke Kolaka di pintu masuk dan keluar pelabuhan.

“Kita akan saling bahu membahu untuk mencegah penyebaran virus corona di Kolaka. Pemeriksaan ini kita lakukan sampai 14 hari ke depan atau kondisi stabil kembali,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir juga sabun. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Bupati Kolaka, Ahmad Safei, bahwa setiap fasilitas umum harus menyediakan tempat cuci tangan.

Tak hanya itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut agar sekiranya menunda dulu perjalanannya, sampai kondisi penanganan virus corona dapat dikendalikan. (B)


Sumber : https://zonasultra.com/



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook